TARAKAN, KOTA DENGAN DEFLASI TERTINGGI DI KALIMANTAN
Inflasi dan deflasi turut mempengaruhi beberapa kota besar di selengkapnya...

SEPULUH KOMODITAS UTAMA PENYUMBANG INFLASI DAN DEFLASI
Seperti diketahui bahwa bulan Agustus 2019 terjadi deflasi sebesar selengkapnya...

PEMPROV KALTARA PUNYA ENAM ASRAMA MAHASISWA DI TIGA KOTA BESAR
SATU DARI ENAM ASRAMA TERSEBUT MENJADI ASET PEMPROV selengkapnya...


TARAKAN, KOTA DENGAN DEFLASI TERTINGGI DI KALIMANTAN

Diposting pada : Rabu, 02 Oktober 2019 - 07:50:08

Oleh : admin sistem

Inflasi dan deflasi turut mempengaruhi beberapa kota besar di Kalimantan dimana kota Banjarmasin pada bulan Agustus 2019 merupakan kota dengan inflasi tertinggi yakni sebesar 0,09 persen, sementara kota Tarakan merupakan kota dengan deflasi tertinggi yakni mencapai -0,92 persen. Selain kota Banjarmasin, ada kota Samarinda yang juga mengalami inflasi di bulan Agustus 2019 yakni sebesar 0,07 persen. Dua kota besar tersebut merupakan kota dengan inflasi tertinggi sementara tujuh kota lainnya di Kalimantan mengalami deflasi tertinggi pada bulan Agustus 2019. Tujuh kota tersebut adalah pertama ada kota Tarakan dengan tingkat deflasi tertinggi diantara kota kota di Kalimantan yakni mencapai -0,92 persen, selanjutnya ada kota Tanjung deflasi terjadi sebesar -0,74 persen, disusul kota Balikpapan dengan tingkat deflasi sebesar -0,52 persen, diikuti kota Palangkaraya dengan tingkat deflasi sebesar -0,37 persen, kemudian kota Pontianak dengan tingkat deflasi sebesar 0,35 persen, kota Singkawang deflasi sebesar -0,27 persen dan terakhir ada pada kota Sampit dengan tingkat deflasi sebesar -0,15 persen.

Tingginya tingkat deflasi di kota Tarakan pada bulan Agustus 2019 dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Kalimantan terjadi karena dipengaruhi oleh turunnya beberapa kelompok seperti kelompok transportasi dan komunikasi sebesar-4,88 persen dan kelompok bahan makanan sebesar -1,03 persen. Kelompok inilah yang memicu terjadinya deflasi karena adanya penurunan harga tiket pesawat setelah melewati masa liburan dan puasa serta turunnya harga kelompok bahan makanan seperti bawang merah, layang/benggol, bandeng/bolu, tomat sayur, kangkong, bawang putih, telur ayam ras, udang basah dan kol putih/kubis.

Sementara berdasarkan pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional pada bulan Agustus 2019 dari 82 kota hasil pantauan, 44 kota diantaranya mengalami inflasi dan 38 kota lainnya terjadi deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada kota Kudus dengan tingkat inflasi sebesar 0,82 persen, dan inflasi terendah terjadi di kota Pare-pare dengan tingkat inflasi sebesar 0,04 persen. Sementara tingkat deflasi tertinggi terjadi pada kota Bau-bau dengan tingkat deflasi mencapai -2,10 persen, dan terendah ada pada kota Tegal yakni sebesar -0,02 persen.(Bid.Statistik/els)

Sumber : BPS Kaltara